(0)![]()
Analisis pertandingan antara Uruguay dan Saudi Arabia
Uruguay menutup perjalanan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Amerika Selatan di posisi keempat dan berhasil mengamankan tiket langsung ke Amerika Utara. Tim asuhan Marcelo Bielsa menunjukkan konsistensi yang mengesankan pada fase akhir kualifikasi dengan mencatat tiga pertandingan tanpa kekalahan, terdiri dari dua kemenangan dan satu hasil imbang. Momentum positif tersebut berlanjut pada akhir tahun 2025 ketika Uruguay memenangkan dua laga persahabatan secara beruntun.
Namun, sejak November 2025 performa wakil Amerika Selatan itu mulai mengalami penurunan. Uruguay gagal meraih kemenangan dalam empat laga persahabatan terakhir mereka, dengan hasil imbang melawan Inggris, Meksiko, dan Aljazair sebelum menelan kekalahan telak 1-5 dari Amerika Serikat. Hasil-hasil tersebut menimbulkan kekhawatiran mengenai kesiapan juara dunia dua kali itu menjelang turnamen.
Salah satu hal yang cukup mengkhawatirkan adalah Uruguay tidak menjalani laga uji coba tambahan sebelum turnamen dimulai. Artinya, pertandingan melawan Arab Saudi akan menjadi laga pertama mereka sejak bermain imbang melawan Aljazair pada bulan Maret. Kurangnya pertandingan pemanasan dapat memengaruhi ketajaman serta kekompakan permainan tim.
Di sisi lain, Arab Saudi juga melalui perjalanan yang tidak mudah untuk lolos ke Piala Dunia 2026. Wakil Asia tersebut gagal bersaing langsung dengan Jepang dan Australia pada babak kualifikasi sehingga harus melewati babak playoff. Mereka kemudian berhasil mengalahkan Indonesia dan Irak untuk memastikan tempat di putaran final.
Meski demikian, tim asal Asia Barat itu mengalami perubahan besar di kursi pelatih. Herve Renard secara mengejutkan mengundurkan diri setelah membawa Arab Saudi lolos ke Piala Dunia, dan posisinya digantikan oleh Georgios Donis. Namun, pelatih asal Yunani itu memiliki waktu yang terbatas untuk menerapkan filosofi dan sistem permainannya.
Di bawah arahan Donis, Arab Saudi kalah dari Ekuador, menang atas Puerto Rico, dan bermain imbang melawan Senegal. Jika melihat lima laga persahabatan terakhir, mereka hanya meraih satu kemenangan. Meski begitu, hasil tidak terkalahkan dalam dua pertandingan terakhir sebelum Piala Dunia setidaknya memberikan tambahan kepercayaan diri bagi tim.
Dari segi kualitas skuad, pengalaman internasional, dan prestasi di turnamen besar, Uruguay masih lebih diunggulkan. Namun, dengan performa yang belum konsisten belakangan ini serta minimnya laga persiapan, tim Amerika Selatan tersebut tidak boleh meremehkan Arab Saudi yang selalu berpotensi menghadirkan kejutan.
